Kliping tulisan-tulisan di media massa dan tulisan-tulisan di media online.

Tentang BIDADARI YANG MENGEMBARA

Majalah Tempo memilih kumpulan cerpen Bidadari yang Mengembara sebagai buku sastra terbaik tahun 2004. Alasan memilih buku tersebut disampaikan dalam dua tulisan di Edisi Khusus Tempo, Desember, 2004, yakni:

Tiga Penguak Takdir (artikel tentang tiga tokoh seni tahun 2004)
Muslihat Sang Pencerita (artikel tentang alasan memilih Bidadari yang Mengembara sebagai buku terbaik).

Menggambar Sulak, esai Hawe Setiawan di Republika, 15 Agustus 2004




Tentang MURJANGKUNG

Kumpulan cerpen kedua A.S. Laksana, terbit 2013, dipilih oleh Majalah Tempo dan Rolling Stone Indonesia sebagai buku sastra terbaik tahun 2013.

Laksana Menulis Sejarah Hantu, resensi Arif Bagus Prasetyo di Majalah Tempo, 15 Mei 2013
Dongeng dan Bahasa A.S. Laksana, resensi Umar Fauzi Ballah di Kompas Minggu, 30 Maret 2014
Murjangkung dan Bisikan A.S. Laksana, resensi Benny Arnas di Jawa Pos, Minggu, 31 Maret 2013
* Dongeng Imajinatif A.S. Laksana, resensi Muhammad Bagus Irawan, Sriwijaya Post, 10 September 2013
Pembunuhan Sultan dan Sisir George Bush dalam Sastra Kita, catatan Linda Christanty, Kompas, Minggu, 7 Desember 2008



Tulisan-tulisan di media online dan blog

* Dongeng Fantastis Murjangkung, oleh Haris Firdaus, 21 Mei 2013
Cinta yang Dungu (Murjangkung Review), oleh Faisal Fathur, 20 Desember 2014
* Sejumlah Kumpulan Cerpen Indonesia yang Saya Baca Dua Kali atau Lebih, oleh Aan Mansyur, 25 Februari 2015
* Sastrawan A.S. Laksana tentang Kekuatan Cerita, Dewimagazine News
* Inspirasi Menulis dari A.S. Laksana: Bacalah Karya-Karya Terbaik dari Penulis Terbaik, Portal Berita Buku.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts